JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) terus meningkatkan pengelolaan organisasinya. Salah satunya dengan membangun dan merenovasi berbagai fasilitas pendukung.
Di antaranya ruang gym, warehouse, dan perkantoran yang berada di Pelatnas PBSI Cipayung.
Fasilitas yang telah direnovasi dan dibangun tersebut akhirnya diresmikan pada Rabu (14/1/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran dan dihadiri wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat.
Dalam sambutannya, Fadil Imran mengungkapkan peresmian ini merupakan bagian dari komitmen PBSI dalam memperkuat tata kelola organisasi.
Selain itu, guna mendukung pembinaan prestasi bulutangkis nasional secara berkelanjutan.
“Renovasi ruang gym PBSI dilaksanakan pada Juli hingga Desember 2025 dengan total anggaran sebesar Rp3,23 miliar yang sepenuhnya dibiayai oleh PBSI sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap Fadil Imran.
Mantan Kapolda Metro Jaya itu menambahkan, fasilitas gym yang telah direnovasi terdiri atas tujuh area utama.
Serta terintegrasi, dengan area latihan fisik, ruang tes fisik, ruang fisioterapi, ruang pemulihan dan massage dan ruang gizi.
Tidak lupa dalam kesempatan tersebut, Fadil menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan renovasi fasilitas Pelatnas Cipayung.
Termasuk dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam penyediaan peralatan gymnasium dan perangkat sport science.
“Kami berharap kehadiran fasilitas baru ini dapat meningkatkan profesionalisme pengurus, staf, pelatih, dan atlet. Sekaligus menjadi sarana pendukung untuk meraih prestasi yang lebih baik di tingkat nasional maupun internasional,” tukasnya.
Sebagai informasi, PBSI juga meresmikan bangunan warehouse dan perkantoran baru dengan luas sekitar 500 meter persegi.
Sebagai ruangan penyimpanan perlengkapan, ruang arsip, ruang kerja staf, ruang rapat.
Penataan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja, akurasi pengelolaan aset, serta kelancaran operasional pembinaan prestasi








