Menu

Mode Gelap

Nasional

Menkes Budi Pastikan Seluruh Rumah Sakit Vertikal Kemenkes Tetap Beroperasi Selama Libur Panjang

badge-check


					Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri PANRB) Rini Widyantini saat meninjau kesiapan layanan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, (Foto: Humas Kemenkes) Perbesar

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri PANRB) Rini Widyantini saat meninjau kesiapan layanan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, (Foto: Humas Kemenkes)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal Unit gawat darurat (emergency) di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh.

Selama periode libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang jatuh pada 20-24 Maret 2026, dengan tujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan esensial. 

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau kesiapan layanan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini,

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo untuk menjamin pelayanan publik tetap optimal di tengah kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan masa libur nasional.

“Seluruh rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan, ada hampir 40 rumah sakit, selama liburan panjang ini sesuai arahan Bapak Presiden akan tetap beroperasi untuk semua tindakan emergensi” ujar Budi dikutip Selasa,(17/3/2026)..

Budi mencontohkan, layanan seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), CT Scan untuk kasus stroke, hingga operasi perdarahan akibat kecelakaan akan tetap siaga 24 jam. 

Tenaga kesehatan dan fasilitas penunjang dipastikan siap untuk menangani kasus-kasus darurat tersebut.

Menurut Budi, langkah ini merupakan bagian dari penguatan pelayanan kesehatan yang dilakukan Kemenkes secara nasional untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat. 

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiagakan ribuan fasilitas, termasuk 3.292 rumah sakit, 10.300 puskesmas, dan 119.372 Public Safety Center (PSC). 

Selain itu, sekitar 2.700 Pos Pelayanan Kesehatan akan diaktifkan di 31 provinsi, didukung oleh 51 Balai Kekarantinaan Kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PANRB Rini Widyantini, menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi kualitas pelayanan publik selama masa libur.

Ia mendorong pasien dan keluarga untuk memanfaatkan kanal pengaduan resmi jika menemui kendala di lapangan.

“Kesehatan adalah layanan esensial yang harus ada setiap saat. Kami menyediakan portal www.lapor.go.id melalui SP4N-LAPOR! serta Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) berbasis barcode yang tersedia di setiap fasilitas kesehatan. Masukan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi bagi kami dan Pak Menkes terhadap layanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan maupun rumah sakit,” tegas Rini.

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.
Lainnya

Begini Imbauan Mensesneg kepada Anggota Kabinet Jelang Idulfitri

17 Maret 2026 - 21:39 WIB

Pastikan Diskon Tiket Pesawat 20 Persen, Menhub Dudy Tinjau Bandara Soekarno Hatta

17 Maret 2026 - 21:24 WIB

Presiden Minta Kapolri Usut Tuntas Kasus Andrei Yunus, Legislator Rieke Diah Pitaloka Puji Prabowo 

16 Maret 2026 - 14:09 WIB

Usai Pulang Perang Di Gaza, Tentara Israel Menangis Lihat Rumahnya Terkena Rudal Iran

16 Maret 2026 - 06:05 WIB

Trending di Nasional