Menu

Mode Gelap

Nasional

Meta Resmi Umumkan Penangguhan Sementara Operasional Fisik di Israel

badge-check


					Meta Resmi Umumkan Penangguhan Sementara Operasional Fisik di Israel Perbesar

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Meta telah mengumumkan penangguhan sementara operasional fisiknya di Tel Aviv, Israel, pada Selasa (09/03/2026).

Dilansir dari Tech Time, alasan Meta menangguhan operasional sementara ini demi memprioritaskan keselamatan karyawan di tengah eskalasi regional saat ini.

Keputusan ini menyusul serangkaian peringatan rudal jarak jauh di distrik pusat. Menandai pertama kalinya raksasa teknologi tersebut menutup kantor pusatnya di Israel sejak didirikan.

Kantor Tel Aviv berfungsi sebagai pusat penting untuk penelitian dan pengembangan. Khususnya untuk tim inti periklanan dan rekayasa keamanan Facebook dan Instagram.

Meskipun perusahaan menyatakan bahwa pekerjaan akan terus berlanjut dari jarak jauh.

Penutupan fisik ini mencerminkan tren yang lebih luas dari perusahaan multinasional yang mengurangi kehadiran mereka di lapangan sebagai respons terhadap konflik di tahun 2026.

Dengan beralih ke model kerja jarak jauh sepenuhnya untuk tenaga kerjanya di Israel. Meta bertujuan untuk mempertahankan stabilitas platform pada saat komunikasi digital lebih vital dan lebih mudah berubah daripada sebelumnya.

Penutupan ini dipantau secara ketat oleh perusahaan-perusahaan Silicon Valley lainnya yang memiliki investasi signifikan di sektor teknologi tinggi Israel, termasuk Google dan Microsoft.

Langkah ini menggarisbawahi dampak ekonomi nyata dari perang yang sedang berlangsung terhadap industri teknologi global. Yang telah lama bergantung pada Israel sebagai pusat utama inovasi.

Sifat “sementara” penutupan tersebut masih belum pasti. Dengan pembaruan di masa mendatang dilaporkan terkait dengan status protokol keamanan lokal dan frekuensi ancaman udara.

Sebagai salah satu perusahaan media sosial paling berpengaruh di dunia, penarikan fisik Meta dari kota tersebut mengirimkan sinyal kuat kepada komunitas bisnis global tentang risiko yang dirasakan dari situasi saat ini.

Perusahaan tersebut menyatakan akan terus memantau situasi di lapangan setiap hari untuk menentukan kapan aman bagi staf untuk kembali ke fasilitas tersebut. (*)

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.
Lainnya

Adik Kandung Benyamin Netanyahu Tewas Terbakar Akibat Serangan Rudal Iran

10 Maret 2026 - 00:25 WIB

Lionel Messi Donasi $1.5 Juta Untuk Israel, Fans Terkejut

9 Maret 2026 - 15:46 WIB

Bertahap, Tunjangan Profesi Guru Madrasah Cair Mulai Pekan Depan

7 Maret 2026 - 20:24 WIB

Kunker Reses di Tangsel, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan UMKM Berkolaborasi Daerah dan Pusat

7 Maret 2026 - 19:49 WIB

Trending di Nasional