JEJAKNARASI.ID.JAKARTA- Kepedulian terhadap perlindungan anak kembali ditunjukkan Anggota DPD RI sekaligus Ketua Umum Ormas Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara), Hj. Fahira Idris, SE., MH.
Bersama anak-anak korban pelecehan dan orang tua Fahira Idris mengajak makan bersama dan bermain. Kebersamaan itu diadakan di ITC Permata Hijau, Rabu (4/2/2026).
Momentum hangat tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan psikologis anak-anak korban sekaligus menghadirkan ruang aman, perhatian, dan kasih sayang.
Dalam kesempatan tersebut, Fahira Idris juga menyerahkan piagam penghargaan dan bantuan kepada para orang tua sebagai bentuk dukungan moral dan kemanusiaan.
Fahira Idris menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan sosial, terutama perlindungan anak dari kekerasan dan pelecehan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kita harus peduli terhadap lingkungan sekitar. Bunda merasa bangga karena banyak pihak yang mendukung. Anak-anak harus tetap semangat, rajin sekolah, dan semoga menjadi anak yang saleh dan salehah serta sukses dunia dan akhirat,” ujar Fahira Idris penuh haru.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada anak-anak korban dan orang tua yang dinilai tetap tegar menghadapi ujian berat.
“Di momen yang berbahagia ini, bunda ingin menyampaikan penghargaan terutama kepada anak-anak dan orang tua yang luar biasa kuat melewati masa sulit,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur LBH Bang Japar, H. Haerudin, SE., SH, menekankan pentingnya sinergi penegakan hukum agar korban memperoleh perlindungan dan keadilan.
“Kita harus terus bersinergi di lapangan untuk menegakkan hukum walaupun menghadapi gelombang besar. Semangat perjuangan tidak boleh runtuh. Apresiasi bagi semua pihak yang terus bergerak membantu korban,” tegas Haerudin.
Perwakilan orang tua korban turut menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Fahira Idris, jajaran LBH Bang Japar, para pengurus wilayah, serta seluruh pihak yang telah mendampingi perjalanan penanganan kasus selama kurang lebih enam bulan sejak laporan awal bergulir.
Dukungan tersebut dinilai memberikan kekuatan moral bagi keluarga korban untuk terus memperjuangkan keadilan sekaligus memulihkan kondisi psikologis anak.
Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui gerakan sosial dengan semangat “Berbuat dan Bermanfaat”, khususnya dalam advokasi serta perlindungan anak dari kekerasan seksual.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mengembalikan senyum anak-anak korban, memperkuat dukungan hukum, serta meningkatkan kesadaran publik bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama.**








