JEJAKNARASI.ID. SUBANG – Cuaca ekstrem yang disertai hujan terus menerus melanda di berbagai daerah. Akibatnya banyak pemukiman warga yang tergenang air.
Salah satunya yang terjadi di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Kampung ini terendam banjir, hingga memaksa warganya untuk mengungsi.
Melihat situasi tersebut, anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq bergerak cepat mengunjungi lokasi terjadinya banjir.
Selain ingin melihat langsung kondisi masyarakat yang terkena banjir, Legislator yang kerap disapa Kiai Maman itu juga ingin memastikan penanganan darurat berjalan dengan baik.
Tidak hanya itu, Kiai Maman juga memberikan bantuan kemanusiaan berupa sembako, matras, dan selimut.
Bantuan tersebut diserahkan langsung di Pesantren Al Kalam Pamanukan yang diasuh oleh KH Ahmad Faqot.
Ponpes tersebut, menjadi salah satu pusat penyaluran bantuan dan tempat pengungsian sementara warga terdampak.
Kiai Maman mengatakan, pesantren memiliki peran strategis dalam situasi bencana.
Menurutnya, Pesantren tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga pusat solidaritas sosial dan kemanusiaan.
Sehingga, kehadiran pesantren di tengah masyarakat menjadi penguat ketahanan sosial saat terjadi krisis.
“Negara harus hadir secara nyata saat rakyat tertimpa musibah. Bantuan ini mungkin tidak sepenuhnya menggantikan kerugian warga, tetapi ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama,” ucap Kiai Maman di lokasi Kamis (29/1/2026).
Sementara itu di tempat yang sama Direktur DSDD BNPB Agus Riyanto menegaskan,pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak.
Ia menilai, hal tersebut untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, serta mendukung langkah-langkah pemulihan pascabencana.
Dalam kesempatan itu BNPB juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana susulan.
“Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan bencana sekaligus menguatkan semangat gotong royong antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat,” tukasnya.
Sebagai Informasi, banjir yang melanda Desa Mulyasari telah menyebabkan aktivitas warga terganggu.
Sejumlah rumah terendam, serta memaksa sebagian warga mengungsi.
Kiai Maman yang didampingi Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat (DSDD) BNPB Agus Riyanto beserta jajarannya, berdialog langsung dengan warga untuk mendengar keluhan serta kebutuhan mendesak di lapangan.










