JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Wakil Wali (Wawali) Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun membuka Musyawarah Kerja Kota (Mukerko) PMI, di Ruang Serbaguna Utama, Selasa (13/1/2026) pagi.
Eric mengatakan, musyawarah kerja ini selain sebagai ketaatan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) juga akan menyusun program kerja Tahun 2026 PMI Jakarta Pusat.
“Pendanaan PMI sebagian besar diperoleh dari hasil bulan dana yang bersumber dari masyarakat. Untuk itulah sangat beralasan manakala program kerja berorientasi kepada kepentingan pelayanan masyarakat yang paling membutuhkan,” ujarnya.
Eric memaklumi bahwa dana yang terkumpul belum bisa maksimal sebagaimana harapan PMI. Namun dengan dana yang terkumpul inilah PMI harus bisa melakukan terobosan kolaborasi program dengan instansi pemerintah maupun swasta.
Eric berharap, semoga PMI terus menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan baik ketika terjadi bencana maupun kegiatan sosial lainnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Jakarta Pusat Asep Djuanda menjelaskan, mukerko tahun 2025/2026 ini mengusung tema ‘Sinergi dan Inovasi Pelayanan PMI menuju kemandirian PMI’.
“Sinergi yang dimaksud adalah bagaimana kita dapat memperkuat jejaring dengan pemerintah, swasta, dan berbagai komunitas serta relawan untuk dapat berinovasi dalam mengembangkan pelayanan kesehatan, donor darah serta penanggulangan bencana yang berbasis teknologi informasi,” jelasnya.
Asep mengungkapkan bahwa terselenggaranya mukerko ini bertujuan untuk menyebarluaskan rencana strategis (Renstra) pelayanan kemanusiaan tahun 2026.
“Kemudian menyinkronkan program antar unit kerja agar tercipta efektivitas kerja, serta menjadikan tolak ukur keberhasilan pelayanan yang berbasis pada indikator kemandirian organisasi,” ungkapnya.
Untuk itu, lanjut Asep, hasil dari penyusunan program kerja ini diharapkan dapat menghasilkan program yang dibutuhkan masyarakat sehingga PMI benar-benar dapat dirasakan keberadaannya serta dicintai masyarakat.**








