Begini Himbauan MUI kepada Pemerintah dan Masyarakat Soal Bencana di Tanah air

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : Kantor MUI. (Foto : MUI)

Ilustrasi : Kantor MUI. (Foto : MUI)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan simpati dan duka cita yang mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terdampak musibah bencana alam dalam beberapa waktu terakhir, termasuk banjir bandang, tanah longsor, dan erupsi gunung berapi.

Musibah yang melanda secara khusus di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Tapanuli Selatan, Sibolga), dan Sumatera Barat (Kabupaten Agam, Padang Pariaman) telah menelan banyak korban jiwa dan menyebabkan kerusakan infrastruktur yang parah.

MUI menegaskan bahwa setiap musibah merupakan ujian dari Allah SWT yang harus dihadapi dengan kesabaran dan keimanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyampaikan simpati dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang meninggal dunia dan yang kehilangan harta benda di wilayah terdampak. Kami mendoakan semoga almarhum/almarhumah diterima di sisi Allah SWT dan ditempatkan di tempat terbaik. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,”tulis MUI dalam keterangan tertulisnya Selasa (2/12/2025).’

Dalam menghadapi situasi ini, MUI menghimbau kepada seluruh Umat Islam dan masyarakat luas:

Imbauan Kepada Umat Islam dan Masyarakat

  1. Meningkatkan Doa dan Istighfar: Seluruh umat Islam diimbau untuk memperbanyak doa, istighfar, dan bermunajat kepada Allah SWT agar bencana alam segera diangkat, serta memohon perlindungan dan keselamatan bagi bangsa dan negara.
  1. Memperkuat Kesabaran dan Kewaspadaan: Masyarakat diminta untuk bersabar dalam menerima ketetapan takdir, namun tetap harus meningkatkan kewaspadaan dan siap siaga menghadapi perubahan cuaca ekstrem. Patuhi peringatan dini dari pihak berwenang.
  1. Solidaritas Kemanusiaan: Mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan organisasi kemasyarakatan, untuk bahu-membahu dalam upaya penanggulangan bencana, membantu para korban, dan menyalurkan bantuan logistik yang dibutuhkan.
Baca Juga :  Kemenag Minta Kominfo Imbau Televisi Untuk Siarkan Adzan magrib Menggunakan Running Text Saat Misa Paus Di GBK

MUI juga meminta kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta seluruh aparat terkait, untuk:

  1. Sigap dan Tanggap Bencana: Bertindak cepat, sigap, dan responsif dalam memberikan pertolongan, evakuasi, serta pelayanan kesehatan darurat bagi korban yang terdampak.
  1. Optimalisasi Penanggulangan: Mengoptimalkan koordinasi antarlembaga, memastikan distribusi bantuan logistik berjalan lancar ke daerah-daerah terisolir, dan menyediakan tempat pengungsian yang layak serta memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
  1. Edukasi dan Mitigasi Jangka Panjang: Melakukan edukasi dan sosialisasi mitigasi bencana secara masif dan berkelanjutan, terutama di wilayah-wilayah rawan, sebagai upaya pencegahan dini.

“Ini adalah saatnya kita bergotong royong, saling menolong dan menunjukkan persatuan dan kekuatan sebagai bangsa. Bersatu dalam doa, bersatu dalam tindakan, dan bersatu dalam kepedulian,” tutup MUI.**

Berita Terkait

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran
DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil
Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP
Kompolnas Apresiasi Peran Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:07 WIB

Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:40 WIB

Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB